Wali Kota Batu Eddy Rumpoko Ditangkap, dari Rumah Dinas hingga Gedung KPK

0
40
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko (tengah) dengan penjagaan anggota Satbrimobda Jatim keluar dari ruang Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Sabtu (16/9). Petugas KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Walikota Batu Eddy Rumpoko dan satu orang pihak swasta di rumah dinasnya diduga terkait kasus suap proyek.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap Eddy Rumpoko, Wali Kota Batu, Jawa Timur, dalam operasi tangkap tangan di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman nomor 98 Kota Batu, Sabtu (16/9/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Eddy yang sudah menjabat selama dua periode itu ditangkap bersama empat orang lainnya. Salah satu di antaranya adalah pihak swasta yang diduga memberikan sejumlah uang kepada Eddy Rumpoko. Uang itu diduga terkait dengan pelaksanaan proyek di Kota Batu.

“Sekitar lima orang diamankan, termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan,” ujar Basaria melalui pesan singkat pada Sabtu malam.

Setelah ditangkap, wali kota dan empat orang lainnya dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk dilakukan pemeriksaan sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka tiba di Mapolda Jawa Timur sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah itu, Eddy Rumpoko bersama empat orang lainnya langsung diterbangkan ke Jakarta.

Sementara itu, suasana Rumah Dinas Wali Kota Batu tampak sepi pasca-operasi tangkap tangan. Tidak tampak aktivitas di dalam rumah dinas tersebut.

Halaman rumah dinas masih dipadati oleh anggota Komunitas Honda CB yang sedang mengadakan kegiatan Jambore Daerah (Jamda) Jawa Timur. Kegiatan itu rencananya dibuka langsung oleh Eddy tetapi gagal karena Eddy terlebih dahulu diciduk KPK.

Berikut ini, foto perjalanan Eddy Rumpoko dan rekannya mulai dari pemeriksaan di Surabaya, Jawa Timur, hingga tiba di Gedung KPK di Jakarta, serta suasana terakhir di rumahnya di Batu setelah OTT berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here